Memanusiakan Lanjut Usia: Penuaan Penduduk & Pembangunan di Indonesia

memanusiakan lansia

♦Judul: Memanusiakan Lanjut Usia: Penuaan Penduduk & Pembangunan di Indonesia ♦Penyunting: Roem Topatimasang ♦Pengantar: Ni Wayan Suriastini ♦Penerbit: SurveyMETER ♦ISBN: 978-602-8384-65-0 ♦Edisi: I, Agustus 2013 ♦Tebal: 17,5 x 25,5cm; xx + 223 halaman.

Sebagai bentuk keperdulian akan masalah penuaan penduduk di Indonesia, Lembaga Penelitian SurveyMETER –bekerjasama de-ngan Yayasan Emong Lansia, Centre for Ageing Studies University of Indonesia, dan dengan dukungan Program Knowledge Sector AusAID– menyelenggarakan Lokakarya ‘Penuaan Penduduk dan Pembagunan: Dokumentasi, Tantangan dan Langkah Lanjut’, pada 19-20 November 2012 di Yogyakarta. Lokakarya ini menghadirkan lebih dari 150 peserta dengan 29 pembicara yang merupakan tokoh pemangku kepentingan terkait dengan penuaan penduduk yang mewakli unsur-unsur peme-rintah, kalangan akademisi, berbagai lembaga swadaya masyarakat, be-berapa lembaga internasional, serta perwakilan warga lanjut usia itu sendiri. Buku ini adalah kumpulan makalah dari para narasumber selama lokakarya tersebut.

Secara keseluruhan, isi dari semua makalah tersebut sangat up to date, beragam, dan mencakup berbagai aspek kelanjutusiaan yang ada di Indonesia. Ditambah dengan berbagai tantangan yang diungkap dan tawaran akan langkah lanjutnya menjadikan buku ini secara holistik membahas tentang kelanjutusiaan di Indonesia, sehingga dapat dijadikan sebagai rujukan, bahan advokasi, dan materi sosialisasi serta pembuatan kebijakan.

Penerbitan buku ini sekaligus merupakan upaya menggugah segenap komponen bangsa untuk memberikan perhatian pada kelanjutusiaan. Barangkali saat ini tidak langsung menjadikannya prioritas utama, te-tapi perlu mulai memadukan wawasan (perspektif) kelanjutusiaan dalam berbagai aspek pembangunanan, kegiatan, dan kebijakan peme-rintah, lembaga-lembaga perwakilan rakyat, organisasi-organisasi kema-syarakatan, keluarga, perseorangan, dan juga para warga lanjut usia itu sendiri. (Dr. Ni Wayan Suriastini, M.Phil.; Direktur SurveyMETER).

***

“Proses menua (degeneratif) sudah harus diantisipasi sejak dini, sebelum usia 50 tahun, dan semua harus dipahamkan kepada masyarakat….”(Prof. dr. Ali Gufron Mukti, MSc, Ph.D; Wakil Menteri Kesehatan RI)

“Penuaan penduduk tidak harus diartikan sepenuhnya sebagai beban.Kelompok lanjut usia seharusnya lebih diakui dan didorong potensinya sehingga para lansia dapat sehat, aktif, dan mandiri…” (Sri Sultan Hamengkubuwono X; Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta)

****

>> baca versi ebook, klik unduh gratis

Pinterest
eBook, Katalog, Kerjasama penerbitan, , , Permalink

One Response to Memanusiakan Lanjut Usia: Penuaan Penduduk & Pembangunan di Indonesia

  1. Pingback: Roem Topatimasang | insistpress

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *


3 × lima =

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>